Home Uncategorized PGK Surakarta Gelar Diskusi Marketing Online

PGK Surakarta Gelar Diskusi Marketing Online

4
0

Lapmisurakarta.com – Surakarta | Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kota Surakarta menggelar diskusi umum gratis dengan tema “Marketing Online Jawaban Zaman” bertujuan memantik generasi milenial untuk produktif dalam memaksimalkan dunia digital di Foodcourt Gedung Insan Cita Surakarta, Jebres, Surakarta pada Kamis (13/2/2020). Narayana, praktisi marketing online turut hadir sebagai narasumber.

Abid selaku moderator dan juga perwakilan Komunitas Muslim Preneur memantik diskusi akan pentingnya kemandirian ekonomi.

“Generasi milenial memiliki lompatan pengetahuan yang sangat cepat dan jauh namun masih kurang paham dalam memaksimalkan dunianya (Revolusi Industri 4.0) sebagai perangkat dirinya untuk mandiri, terutama dalam hal kemandirian ekonomi,” kata Abid.

Narayana bercerita bahwa orang-orang yang sukses secara finansial dengan cara memanfaatkan kemajuan teknologi atau yang sering disebut sebagai Revolusi Industri 4.0.

“Tanpa disadari bahwa hari ini kemajuan teknologi telah berhasil mengintegrasikan dunia fisik, dunia digital dan dunia biologis. Internet sebagai salah satu fasilitas, memberikan kemudahan hampir dalam segala lini kegiatan manusia dan industri. Mulai dari konsumsi, kesehatan, keuangan, hiburan, pendidikan dan kebudayaan telah mengalami pergeseran dari konvensional menuju ke sistem digital,” jelas Narayana.

Suasana Diskusi PGK Surakarta

Lebih dalam, Narayana menjelaskan bahwa peluang usaha yang bisa dilakukan oleh generasi milenial sangatlah terbuka. Dropship dalam marketplace sebagai salah satu peluang usaha yang mudah, murah dan efisien menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan.

“Hari ini banyak orang berbelanja beralih ke marketplace karena selain praktis pola transaksi yang ada di marketplace semakin dapat dipercaya dengan sistem keamanan yang bisa dipertanggungjawabkan. Menjadi dropship online marketplace sangat menguntungkan karena seorang dropship tidak perlu lagi memikirkan produksi barang. Semua barang yang diinginkan oleh dropship telah disediakan oleh seorang seller, sehingga semakin menghemat biaya ketika memulai sebuah usaha”, jelas Narayana.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan menyepakati pertemuan selanjutnya agar diskusi lebih intens. (Ardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here