Home Uncategorized Konfercab HMI Cabang Surakarta : Tantangan Zaman di Kepengurusan Baru HMI

Konfercab HMI Cabang Surakarta : Tantangan Zaman di Kepengurusan Baru HMI

7
0

Lapmisurakarta.com – Surakarta | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta menggelar Konferensi Cabang ke XLVII dengan mengusung tema “HMI Hebat, Surakarta Kuat”, Jumat (31/1/2019). Konfercab dihadiri 7 komisariat penuh mulai dari masa pembukaan, konferensi hingga penutupan. Perwakilan komisariat ikut menyemarakkan Konfercab dengan satu peserta penuh dan satu peserta peninjau.

Konfercab adalah forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat cabang HMI. Kiprah HMI Cabang Surakarta di Kota Solo dikemas dalam tema Konfercab karena HMI merupakan organisasi perkaderan yang memiliki dedikasi, kesatuan dan kerekatannya kuat diantara para kadernya. Hal ini diharapkan agar HMI tercipta dalam kualitas yang terbaik.

“Konfercab ini adalah momentum untuk kawan-kawan komisariat untuk mengevaluasi kepengurusan dan menyampaikan saran-saran untuk kebaikan HMI Cabang Surakarta”, jelas Jihan Arsya Nabila selaku Ketua Panitia Konferensi Cabang.

Ketua Umum HMI Cabang Surakarta Periode 2018-2019, Brilian Kusuma Ardi, mengingatkan pentingnya menghormati hasil putusan forum Konfercab.

“Hasil-hasil konfercab ke XLVII HMI Cabang Surakarta merupakan hasil musyawarah seluruh komponen HMI Surakarta. Sehingga hasil tersebut harusnya kita hormati dan kita jalankan bersama. Bukan hanya Pengurus Cabang yang menanggungnya, tetapi seluruh komponen karena itu adalah hasil musyawarah”, kata Brilian dalam sambutan pembukaan Konfercab, Jumat (31/1/2020).

Selain itu, Hari Kusuma Dharmawan, perwakilan Badko HMI Jateng-DIY juga menambahkan bahwa kader HMI harus mampu mengikuti perkembangan zaman yang ada.

“HMI harus mampu mengikuti perubahan zaman. Apalagi cara perkaderannya yang masih kuno atau masih dilakukan seperti 10-20 tahun yang lalu. Kebanyakan di HMI masih menggunakan sistem lama. Istilahnya masih terpaku pada senior sebelumnya. Seiring berjalannya waktu hingga zamannya berubah, maka pola yang digunakan harus mengikuti perkembangan zaman. Jika tidak, maka akan tergerus oleh perkembangan zaman”, jelasnya Hari, Sekretaris Umum Badko Jateng-DIY.

Dalam Konfercab kali ini ada dua kandidat yang berkontestasi, Yanuar Faishal Muhammad dari Komisariat Hasan Albana dan Romadhon dari Komisariat Fakultas Hukum UNS. Hasilnya, Romadhon terpilih sebagai Formateur HMI Cabang Surakarta Periode 2020-2021.

Kiri : Brilian Kusuma Ardi, Demisioner Pengurus 2018-2019 | Kanan : Romadhon, Formateur 2020-2021

Konfercab berakhir dengan suka cita. Semua pihak yang terlibat berharap semoga kepengurusan baru ini bisa membangun HMI Cabang Surakarta lebih unggul dan berkompetensi. Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan Konfercab ini berlangsung lancar dan ditutup secara resmi pada Minggu (2/2/2020).

Pada kesempatan inilah Romadhon sebagai Formateur HMI Cabang Surakarta menyampaikan gagasannya bahwa, HMI kedepan perlu membuat langkah strategis dalam menyikapi perkembangan zaman, hal ini tidak bisa dipungkiri adanya perkembangan teknologi informasi yang pesat. Orang-orang hari ini hidup di era milenial yang dikelilingi kecanggihan teknologi khususnya internet, mau tidak mau harus adaptif terhadap perubahan zaman, pola perkaderan juga harus berbeda. Bukan secara konvensional lagi seperti dahulu, tetapi kita harus bisa mengingat karakter mahasiswa yang sudah berbeda, karena mahasiswa hari ini lahir dari konstruksi teknologi.

“Pandangan mereka terhadap kampus, mahasiswa, organisasi terlihat berbeda. Sesegera mungkin HMI harus responsif terhadap perubahan guna menyusun ulang pendekatan-pendekatan yang dilakukan sesuai kebutuhan dan ketertarikan mahasiswa di kampus. Hal yang terpenting dalam HMI yaitu bagaimana mendidik kader supaya memiliki kesadaran akan peranannya sebagai kader umat dan kader bangsa. Peranan tersebut tidak akan tersampaikan jika nilai-nilai ke-HMI-annya tidak terinternalisasi dengan baik,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here